http://yourjavascript.com/39172211060/kursor-bintang-merah.js Evani Sri Juliawati: Perencanaan Pembelajaran http://yourjavascript.com/19103611392/kursor-bintang-biru.js

memasukan jam

Rabu, 28 September 2016

Perencanaan Pembelajaran


A. Definisi Perencanaan
            Ada beberapa definisi tentang perencanaan yang rumusannya berbeda-beda satu dengan yang lain. Cunningham misalnya mengemukakan bahwa perencanaan ialah menyeleksi dan menghubungkan pengetahuan, fakta, imajinasi dan asumsi untuk masa yang akan datang dengan tujuan memvisualisasikan dan memformulasi hasil yang diinginkan, urutan kegiatan yang diperlukan dan perilaku dalam batas-batas yang dapat diterima yang akan digunakan dalam penyelesaian. Perencanaan di sini menekankan pada usaha menyeleksi dan menghubungkan sesuatu dengan kepentingan masa yang akan datang serta usaha untuk mencapainya. Apa wujud yang akan datang itu dan bagaimana usaha untuk mencapainya merupakan perencanaan.
            Sementara itu definisi yang lain tentang perencanaan dirumuskan sangat pendek, perencanaan adalah suatu cara untuk mengantisipasi dan menyeimbangkan perubahan. Dalam definisi ini ada asumsi bahwa perubahan selalu terjadi.
            Pembelajaran atau pengajaran menurut Degeng adalah upaya untuk membelajarkan siswa. Dalam pengertian ini secara implicit dalam pengajaran terdapat kegiatan memilih, menetapkan, mengembangkan metode ini didasarkan pada kondisi pengajaran yang ada. Kegiatan ini pada dasarnya merupakan inti dari perencanaan pembelajaran. Itu lah sebabnya dalam belajar, siswa tidak hanya berinteraksi dengan guru sebagai salah satu sumber belajar, tetapi mungkin berinteraksi dengan keseluruhan sumber belajar yang dipakai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Oleh karena itu, pembelajaran memuastkan perhatian pada “bagaimana membelajarkan siswa” dan bukan pada  “apa yang dipelajari”. Adapun  perhatian terhadap apa yang dipelajari siswa merupakan kajian dari kurikulum yakni mengenai apa isi pembelajaran yang harus dipelajari siswa agar dapat tercapai tujuan tersebut. Dalam kaitan ini hal-hal yang tidak bisa dilupakan untuk mencapai tujuan adalah bagaimana cara mengorganisasikan pembelajaran, bagaimana menata interaksi antara sumber-sumber belajar yang ada agar dapat berfungsi secara optimal.
            Pembalajaran yang akan direncanakan memerlukan berbagai teori untuk merancangnya agar rencana pembelajaran yang disusun benar-benar dapat memenuhi harapan dan tujuan pembelajaran. Untuk itu pembelajaran sebagaimana disebut oleh Degeng (2009), Reigeluth (2013) sebagai suatu displin ilmu menaruh perhatian pada perbaikan kualitas pembelajaran dengan menggunakan teori pembelajaran deskriptif sedangkan rancangan pembelajaran mendekati tujuan yang sama dengan berpijak pada teori pembelajaran perskriptif.
C. Dasar pelrlunya Perencanaan Pembelajaran
            Perlunya perencanaan pembelajaran sebagaimana disebutkan , dimaksudkan untuk memperbaiki pembelajaran. Upaya perbaikan pembalajaran ini dilakukan dengan asumsi sebagai berikut :
1.      Untuk memperbaiki kualitas pembelajaran perlu diawali dengan perencanaan pembalajaran yang diwujudkan dengan adanya desain pembelajaran
2.      Untuk merancang suatu pembelajaran perlu menggunakan pendekatan sistem
3.      Perencanaan desain pembelajaran diacukan pada bagaimana seseorang belajar
4.      Untuk merencanakan suatu desain pembelajaran diacukan pada siswa secara perseorangan



Daftar Pustaka

Amiruddin, 2016, perencanaan pembelajaran (konsep dan implementasi) , Yogyakarta: paramailmu

Tidak ada komentar :

Posting Komentar